Ketua DPRD Kaltim  Soroti Minimnya Sarana Pendidikan di Pedalaman

SAMARINDA(Amanah  Ummat.Com)  Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Hasanuddin Mas’ud,  menyoroti  ketimpangan pendidikan di wilayah pedalaman. Menurutnya, disparitas antara daerah kota dan pelosok dalam hal akses dan kualitas pendidikan masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah.

Dalam pernyataannya, Hasanuddin atau yang akrab disapa Hamas, menyoroti fakta bahwa masih banyak sekolah di pelosok Kaltim yang beroperasi dengan fasilitas minim dan jumlah guru yang tidak mencukupi. Beberapa di antaranya bahkan hanya memiliki satu atau dua orang tenaga pendidik untuk mengelola seluruh proses belajar-mengajar.

“Pendidikan tidak boleh bergantung pada letak geografis. Anak-anak di pedalaman punya hak yang sama untuk mendapat pendidikan berkualitas,” ujarnya kepada media di Gedung DPRD Prov kaltim (Rabo/21/2025)

Seperti bangunan SMKN 1 Kaliorang Rusak Parah Perlu mendapat Perhatian Pemerintah 

Ia mendorong agar isu ini menjadi perhatian bersama lintas sektor, bukan hanya tugas dari Dinas Pendidikan. Menurut Hamas, perlu sinergitas antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam menyusun strategi pemerataan, termasuk dalam hal penempatan guru dan pembangunan sarana belajar.

Lebih lanjut, Hamas menegaskan bahwa solusi jangka pendek seperti program guru kontrak atau relawan harus dibarengi dengan langkah jangka panjang berupa kebijakan rekrutmen dan insentif bagi pendidik yang bersedia mengabdi di daerah terpencil. harus menciptakan sistem yang mendukung guru untuk betah di daerah. Mulai dari insentif, pelatihan, hingga jaminan karier,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya sebatas pada pembangunan gedung sekolah, tetapi juga menyangkut keberadaan fasilitas dasar seperti akses listrik, jaringan internet, hingga tempat tinggal guru.(Adv DPRD Prov kaltim/Zal)

 

Bagikan

Comments are closed.