KH Muhammad Haiban, Konsistensi Ibadah Pasca Ramadhan
LPPOM MUI Kaltim Gelar Halal Bihalal
SAMARINDA, Amanah ummat.Com– Wakil Ketua Umum MUI Kaltim KH Muhammad Haiban mengatakan, Ramadhan baru saja berlalu. Banyak hal yang telah diajarkan dalam bulan penuh keberkahan tersebut, salah satunya ibadah sunnah.
Selama 30 hari di bulan Ramadhan, banyak orang berlomba-lomba untuk beribadah dengan semaksimal mungkin. Melalui bulan tersebut, umat Islam diajarkan untuk menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
“ konsisten dalam beribadah setelah bulan Ramadhan adalah hal penting yang harus diperhatikan. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari, menjalankan amalan secara terus menerus (konsisten) adalah sesuatu yang dicintai Allah. Kalau kita bulan ramadhan kemarin kita rajin baca Quran, tarawih, tahajud ayo terus dilanjutkan,”ujar KH Muhammad Haiban dalam sambutanya diacara halal bi halal yang digelar Lembaga Pengawasan Pangan, Obat-obatan dan Kosmetik Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Kaltim di RM Bandar Samarindah Jalan juanda Samarinda, Minggu (21/5)
Acara ini dihadiri oleh keluarga besar LPPOM MUI kaltim dan Pengurus MUI Prov kaltim serta undangan lainya.
Selanjutnya KH Muhammad Haiban mendukung dan mengapresiasi Ketua LPPOM MUI Prov kaltim H Sumarsongko yang telah menggelar Halal Bihalal adalah suatu yang baik dan ibadah, perlu kedepannya terus digelar, Dia akan selalu mendukung apa yang telah dilaksanakan oleh ketua LPPOM MUI.
Sementara itu Ketua LPPOM MUI Kaltim H Sumarsongko,pihaknya tiap tahun menggelar halal bihalal tujuannya agar keakraban antara Pengurus LPPOM dan MUI Kaltim terus terjalin.
“Mohon maaf agak lambat, namun tidak ada salahnya kita menggelar halal bihalal agar pengurus MUI dan LPPOM tetap akrab dan tidak putus silaturahminya, kan silaturahmi kata para ulama bisa memperpanjang usia dan memperbanyak Rizki,” Kata H SumarSongko.
Sumarsongko menyadari karena kesibukan di kantor masing masing, tidak mudah untuk bertemu satu sama lain, dengan adanya halal bihalal ini semoga silaturahmi ini tetap terjamin.(Ghib)