KH Sa,ad Ijan Saleh adalah salah satu ulama yang sangat alim dan langka , jauh wawasannya, tegas, berwibawa tapi rendah hati dan sederhana. Jadi tak berlebihan kalau semuanya merasa kehilangan. Jasanya pada perkembangan pendidikan agama dan akhlak di kaltim sungguh tidak kecil, ketika baru saja pulang menimba ilmu dari Pondok pesantren gontor dan lulus kuliah di IAIN persiapan jogjakarta dan mendapatkan titel BA langsung diterima di Departemen Agama kaltim.
Diluar jam kerja dia senantiasa terus menerus mengabdikan dirinya untuk kepentingan masyarakat, mengadakan pengajian, ceramah dari masjid ke masjid, majelis tak,lim, maupun pengajian dirumah sendiri di kawasan jalan Antasari Samarinda.
“Banyak ulama di kaltim seperti KH Ali Achmad, KH Idrus berguru kepada beliau, beliau sangat ahli di bidang ilmu kalam, Fiqh, bahasa arab dan tasowuf, maka tidak berflebihan kalau murid beliau bukan hanya masyarakat biasa tapi para ustadz, bahkan ulama,” kata Ustadz Drs H Aspiannur yang juga merupakan murid KH Ijan Saleh.
Setelah pansiun Ayah tujuh anak, 21 cucu dan 5 cicit ini diminta Pihak IAIN Sunan Ampel Cabang Samarinda (kini STAIN Samarinda) untuk menajadi dosen, karena waktunya tidak sesibuk waktu bekerja di Departemen Agama, disela sela menjadi dosen ia juga mendirikan pesantren, yaitu Pesantren As-Sa’adiyah di jalan Surya Nata Air Putih

“Disinilah yustru beliau kelihatan semangatnya yang tinggi untuk memajukan agama Islam, beliau sendiri turun tangan baik biaya maupun tenaga untuk tegaknya pondok pesantren, saya ingat untuk biaya pesantren ini sebagian besar adalah dari kantong sendiri, bapak jual-jual kapling untuk pesantren plus sekolah Tsanawiyah dan Aliyah,”ujar Anak tertua KH Sa,ad Ijan Saleh, H Saiful
Selain ngurus pesantren, ulama ahli tashowuf ini juga aktif di berbagai organisasi seperti di Nahdzotul Ulama (NU ), Majelis Ulama, maka tidak heran kalau para tokoh politik PPP dan PKB yang masanya berbasis nahdliyin ini sangat kenal dengan KH Ijan Saleh , walaupun tidak pernah masuk politik tapi beliau tidak segan-segan menasehati dan memberi supot para tokoh politik.
Dimata keluarga dan anak-anaknya KH Sa,ad ijan Saleh adalah sosok yang tegas khususnya dalam mendidik anak-anaknya” Tegas dan keras bila mendidik dibidang agama tapi juga demokrasi bapak tidak pernah memaksakan anaknya harus masuk pesantren, namun anaknya disuruh memilih sekolah sesuai selera masing masing, makanya dari 7 anaknya semuanya sekolah umum, tapi kalau dirumah terus digembleng agama,” cerita Saiful. (Muh.Roghib)