SAMARINDA (Amanah Ummat.Com). Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda (STIKSAM) melepas mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 pada Jumat (17 Juli 2026) di Aula Lantai 1 STIKSAM. Acara dibuka sambutan meriah dan ice breaking, dilanjutkan pembacaan doa serta laporan ketua panitia kegiatan KKN & PkM Fakhry Gripaldi, S.Si, M.Sc.
Dalam sambutannya sekretaris LPPM apt. Muhammad Marwan Ramadhan, M.Farm. menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan secara matang, mulai dari pembekalan mahasiswa, koordinasi dengan pemerintah desa, hingga pemberian perlindungan BPJS Ketenagakerjaan (Asuransi jiwa) bagi peserta. Total 130 mahasiswa dan 19 desa pada KKN tahun 2026 ini ujar Marwan
Marwan juga mengucapkan terima kasih kepada para kepala desa dan mitra kerja yang hadir, serta berharap agar program KKN tahun ini dapat berjalan aman dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ketua Yayasan KAGAMA Kaltim, Dr. M. Ir. H. Fitriansyah, MM., dalam sambutannya menyatakan dukungan penuh yayasan terhadap pelaksanaan KKN sebagai wujud pengabdian institusi pendidikan kepada bangsa. Ia menegaskan bahwa mahasiswa berperan sebagai agen perubahan yang mampu membawa inovasi dan solusi terhadap berbagai masalah di tingkat desa, khususnya di bidang kesehatan dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Fitriansyah juga mengapresiasi kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan dan BPOM Samarinda yang dinilainya memberikan tambahan nilai bagi keselamatan dan peningkatan kompetensi mahasiswa selama bertugas di lapangan.
Ketua STIKSAM, apt. Supomo, M.Si., secara resmi melepas mahasiswa peserta KKN Tahun 2026 dan menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud transformasi kampus sebagai mitra pembangunan masyarakat. Dalam sambutannya, ia mengamanatkan kepada seluruh mahasiswa untuk menjaga nama baik institusi, mengedepankan etika, serta mengutamakan keselamatan selama menjalankan tugas di desa.

Supomo juga menyoroti kolaborasi dengan BPOM Samarinda dalam edukasi obat aman dan pendampingan UMKM herbal, serta perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan, sebagai bukti kesiapan STIKSAM dalam membekali mahasiswa secara holistik. Ia menutup sambutannya dengan doa dan harapan agar seluruh pengabdian mahasiswa mendapat ridai Tuhan serta menghasilkan laporan yang membanggakan.

Turut hadir perwakilan mitra kerja STIKSAM, meliputi perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Samarinda, beberapa kepala desa di Kutai kartanegara, dan Kepala BPOM Samarinda yang diwakili oleh apt. Drs. Mohd. Faizal, MPPM. Sebagai wujud transformasi dan penghubung kampus dengan masyarakat. Kerja sama dengan BPOM Samarinda salah satunya fokus pada edukasi penggunaan obat aman dan pendampingan UMKM produk herbal.
Salah satu agenda adalah penyerahan simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada mahasiswa KKN, memberikan perlindungan sosial terhadap risiko kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja, cacat tetap, atau meninggal dunia selama program. Rangkaian kegiatan pelepasan resmi ditutup dengan penyematan simbolis atribut KKN oleh Ketua STIKSAM kepada perwakilan mahasiswa, dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara seluruh mahasiswa KKN, dosen pembimbing lapangan, dan perwakilan jajaran desa yang hadir .
Saat pelepasan juga diberikan penghargaan secara simbolis kepada kelompok PKM STIKSAM yang lolos nasional yaitu pembimbing Dr. apt. Eka Siswanto Syamsul , M.Sc. dan tiga mahasiswa Muchlis Amriullah, Kaela Prislian dan Leila Marlisa. (Eka Siswanto Syamsul).
Comments are closed.