Jembayan (Amanah Ummat.Com) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda (STIKSAM) Angkatan 5 Tahun 2026 telah menyelesaikan rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Jembayan. Selama lebih dari tiga minggu, mulai tanggal 19 Juli hingga 16 Agustus 2026, para mahasiswa terlibat aktif dalam berbagai program yang mencakup bidang kesehatan, gizi, sosial, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat, bekerja sama dengan pemerintah desa dan warga setempat.
Kedatangan mahasiswa KKN STIKSAM disambut hangat oleh Kepala Desa Jembayan, Erwin, dan Sekretaris Desa, Jamli. Dalam sambutannya, Kepala Desa Erwin menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program-program yang akan dilaksanakan oleh mahasiswa. Beliau berharap kehadiran mahasiswa dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat Desa Jembayan, terutama dalam peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan warga.
Kegiatan diawali dengan partisipasi aktif mahasiswa dalam pelayanan kesehatan di Posyandu Dahlia. Mereka turut membantu pelaksanaan posyandu, pembagian Makanan Bergizi Gratis (MBG), serta melakukan kunjungan ke sejumlah Rukun Tetangga (RT) untuk berkoordinasi dan mengenal lingkungan masyarakat. Pada minggu pertama, kegiatan mencakup koordinasi dengan warga dan kunjungan ke situs-situs bersejarah di desa, seperti Makam Aji Pangeran Sinom Panji Mendapa dan Datuk Singalawang, serta mengikuti pengajian rutin di Langgar Al-Fajar.
Memasuki akhir Juli, tepatnya pada tanggal 22 Juli 2026, mahasiswa menerima kunjungan dari dosen pembimbing lapangan, Eka Siswanto Syamsul. Dalam kunjungan tersebut, dilakukan penyerahan resmi peserta KKN sekaligus pelepasan mahasiswa untuk memulai pengabdian secara mandiri di Desa Jembayan. Dosen pembimbing juga mendampingi mahasiswa melakukan eksplorasi terhadap sejumlah situs dan makam bersejarah yang ada di desa, sebagai bagian dari pengenalan potensi budaya dan sejarah setempat.

Di bidang kesehatan dan gizi, mahasiswa melaksanakan serangkaian program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Salah satu program unggulan adalah penyuluhan Pemanfaatan Pangan Lokal untuk Mendukung Makanan Bergizi Gratis pada 29 Juli, yang bertujuan meningkatkan pemahaman warga akan gizi seimbang. Pada 7 Agustus, mereka menggelar penyuluhan dan demonstrasi pembuatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa bolu dan nugget di Posyandu Asoka, Desa Tanjung Laong.
Tak hanya itu, mahasiswa juga mengadakan sosialisasi “Herbal Jus Antihipertensi dan Penggunaan Obat yang Baik, Terutama Antibiotik” yang dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Posyandu Dahlia pada 13 Agustus. Edukasi ini memberikan wawasan kepada masyarakat tentang pemanfaatan tanaman herbal untuk menjaga kesehatan dan pentingnya bijak dalam menggunakan antibiotik. Kegiatan lainnya termasuk sosialisasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) berkolaborasi dengan mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara (UNIKARTA) pada 11 Agustus, serta edukasi kosmetik aman bagi remaja dan ibu-ibu pada 6 Agustus.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan kesehatan fisik, mahasiswa mengikuti kerja bakti di sekitar Posyandu Dahlia pada 1 Agustus. Mereka juga rutin menggelar senam bersama warga sebagai ajang silaturahmi dan promosi hidup sehat. Kegiatan olahraga lainnya adalah pertandingan bola voli dengan anak-anak desa pada 30 Juli.
Mahasiswa KKN STIKSAM juga tidak melewatkan kesempatan untuk berpartisipasi dalam acara berskala kecamatan. Mereka hadir dalam pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kecamatan Loa Kulu ke-8 di Desa Jongkang pada 25 Juli dan menghadiri penutupannya. Pada 10 Agustus, mereka mengikuti sosialisasi KAU Loa Kulu bersama Kepala Desa Jembayan.
Pada akhir masa pengabdian, mahasiswa melakukan koordinasi persiapan program dengan berbagai pihak, termasuk Puskesmas dan perangkat desa. Mereka juga menyempatkan diri untuk membuat video perpisahan dan mengunjungi kebun warga sebagai bentuk dokumentasi dan kenang-kenangan. Rangkaian kegiatan ditutup dengan menghadiri sosialisasi pengolahan sampah organik menjadi pupuk yang digelar oleh mahasiswa KKN UNIKARTA pada 14 Agustus.

Secara keseluruhan, program KKN STIKSAM di Desa Jembayan berjalan sukses dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Para mahasiswa tidak hanya menerapkan ilmu yang didapat di bangku kuliah, tetapi juga berhasil membangun komunikasi dan kerja sama yang erat dengan masyarakat serta pemerintah desa yang dipimpin oleh Kepala Desa Erwin dan Sekretaris Desa Jamli. Keterlibatan dalam berbagai kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa sekaligus memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi warga Desa Jembayan (Eka Siswanto Syamsul).
Comments are closed.