Bukit Kebun Buah Warisan, Hasilkan Puluhan Juta dan Serap Ribuan Meter Kubik Air

SAMARINDA (Amanah Ummat.Com)– Sebuah bukit kebun buah warisan orang tua kini tetap dijaga dan dirawat oleh warga, selain memberikan keuntungan ekonomi, juga berfungsi penting sebagai penyerap air hujan guna mencegah banjir di pemukiman sekitarnya.

Syafruddin alias Lepo (55 tahun), warga Jalan Muang Ilir RT 27 Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, bersama 4 orang saudaranya mempertahankan lahan seluas 2,5 hektare tersebut agar tidak terjual atau dialihfungsikan.

“Kami tidak berniat menjual warisan orang tua ini. Bahkan jika ada pohon yang sudah tidak produktif, kami akan tebang dan menggantinya dengan pohon baru,” ujar Lepo saat ditemui di bukitnya, 12 Juni 2026.

Di atas bukit setinggi sekitar 30 meter itu terdapat kurang lebih 200 pohon buah dewasa, antara lain durian, rambutan, elai, cempedak dan ramania. Setiap tahun, mereka bisa memanen selama kurang lebih satu bulan dengan hasil yang cukup menjanjikan

“Total pendapatan dari hasil panen setiap tahunnya berkisar antara Rp70 juta hingga Rp100 juta lebih, tergantung kondisi cuaca dan jumlah panen,” jelasnya.

Selain memberikan keuntungan ekonomi, keberadaan bukit kebun buah ini juga memiliki fungsi ekologis yang sangat penting. Lahan dengan tutupan pohon dewasa tersebut terbukti mampu menyerap air hujan ke dalam tanah, sehingga mengurangi limpasan air permukaan yang dapat menyebabkan banjir di kawasan pemukiman warga di sekitarnya.

“Jika lahan ini dialihfungsikan atau dibuka, maka saat hujan turun besar air akan langsung mengalir dan berpotensi membanjiri rumah warga. Karena itu kami tetap menjaganya,” tambahnya.

Lepo juga menambahkan, keberadaan bukit ini juga membuat udara di sekitar menjadi lebih sejuk dan asri, bahkan saat cuaca sedang panas terik.

“Selain hasil panen yang menguntungkan, keberadaan bukit ini sangat bermanfaat bagi lingkungan dan keamanan lingkungan tempat tinggal kami. Maka kami akan terus menjaganya untuk generasi mendatang,” pungkasnya.(Misman)

 

Bagikan

Comments are closed.