STIKSAM Gelar Pelatihan Penguji OSCE untuk Perkuat Mutu Lulusan dan Kesiapan Ujian Kompetensi Apoteker
SAMARINDA (AMANAH UMMAT.Com) Samarinda – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda (STIKSAM) menyelenggarakan Pelatihan Penguji Objective Structured Clinical Examination (OSCE) pada tanggal 24–25 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 6 Gedung B STIKSAM ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan sumber daya penguji yang kompeten, seiring dengan dibukanya Program Studi Profesi Apoteker.
Pelatihan yang dilaksanakan oleh Panitia OSCE ini diikuti oleh 45 peserta yang terdiri atas akademisi, dosen, serta praktisi apoteker dari berbagai instansi, seperti rumah sakit, puskesmas, apotek, dan Pedagang Besar Farmasi (PBF). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Yayasan KAGAMA Kalimantan Timur Dr.Ir H. Fitriansyah, MM, Ketua STIKSAM apt. Supomo, M.Si, serta undangan lain.
Dalam sambutannya, Ketua STIKSAM, apt. Supomo, S.Si., M.Si., menyampaikan bahwa pembukaan Program Studi Profesi Apoteker merupakan tonggak penting dalam pengembangan institusi.
“Dengan hadirnya program studi baru tersebut, STIKSAM diharapkan tidak hanya mampu mencetak lulusan apoteker yang unggul, tetapi juga melahirkan penguji OSCE yang profesional dan berkualitas, baik untuk kebutuhan internal institusi maupun bagi mitra kerja sama,” ujar apt. Supomo.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta terhadap rubrik dan instrumen penilaian OSCE, memperdalam pemahaman mengenai blueprint dan skenario ujian, serta membekali peserta dengan pengetahuan tentang tata tertib dan dinamika pelaksanaan setiap stasiun.

Materi pelatihan disampaikan oleh narasumber yang berpengalaman di bidangnya, yaitu Prof. Dr. apt. Lannie Hadisoewignyo, M.Si. dan apt. Akhirul Kahfi Syam, M.Si., dengan pendampingan dari Penyelia Pusat, apt. Hery Kurniawan, M.Farm-Klin. Para peserta mendapatkan pembekalan komprehensif mengenai konsep, standar, dan implementasi OSCE sebagai metode evaluasi kompetensi klinis yang objektif dan terstruktur.
Memasuki hari kedua, peserta mengikuti sesi praktik di OSCE Center STIKSAM. Dalam sesi ini, peserta disimulasikan sebagai penguji pada lima stasiun OSCE, sehingga memperoleh pengalaman langsung dalam melakukan observasi, penilaian, serta penerapan instrumen evaluasi sesuai standar.

Sesi refleksi menjadi penutup rangkaian kegiatan. Dalam kesempatan tersebut, peserta menyampaikan berbagai masukan dan apresiasi. Salah satunya disampaikan oleh apt. Reny Anggraini, M.Sc. Kepala Instalasi Farmasi RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda.
Apt. Reny menyampaikan harapannya agar lulusan Apoteker STIKSAM mampu menjadi tenaga profesional yang siap kerja, kompeten, dan mampu menjawab kebutuhan dunia pelayanan kesehatan.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, STIKSAM berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu lulusan dan kesiapan menghadapi Ujian Kompetensi Apoteker (UKAI) melalui penguatan kapasitas para penguji OSCE yang profesional dan berstandar nasional (Dr. apt. Eka Siswanto Syamsul, M.Sc)
Comments are closed.