Perkuat Sinergi Untuk Keamanan dan Kerukunan, FKUB Samarinda Audiensi Dengan Kapolres
SAMARINDA (Amanah Ummat.Com) Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Samarinda menggelar audiensi dengan polres Samarinda di Ruang Rapat Polres Samarinda Jalan Slamet Riyadi No. 1, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa 23 Juni 2026.
Dalam audiensi tersebut, Kapolres Samarinda Kombes Pol Hendri Umar, S.I.K.,M.H didampingi Kasat Intel polres Samarinda Kompol I Gusti Ngurah Adi Suarmita SIK,MIK, Brigpol Roni Manalu (kanit Sosbud) Kapolsek Samarinda Kota dan beberapa anggota lainya.
Sementara dari FKUB Samarinda , Ketua FKUB H Syaparudin.S.Sos, Wakil Ketua 1 H Tejo Sutarnoto, SH.M.Si, Wakil Ketua 11 Pdt.Suparman,M.Min.M.Th, Sekretaris Ir Masumi, Bendahara 1 Kuswanto,S.Ag.M.Pd, Bendahara II Faisal Rakhman,S.IKom dan anggota lainya, Baik ungsur islam, Katolik, kristen, Konghucu dan unsur hindu
Kapolres Samarinda mengapresiasi kunjungan FKUB Samarinda beserta jajaran ke Kapolres. Ia menilai FKUB memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas, kedamaian, serta memperkuat koordinasi lintas sektor.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak bapak FKUB, terutama Ketua FKUB yang juga Ketua,Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Kotaq Samarinda atas kunjungan dan perhatian yang diberikan. Komunikasi yang intens sangat dibutuhkan untuk membangun dan menjaga kerukunan umat beragama,” ungkapnya.

Hendri Umar menegaskan bahwa Polri akan terus menjalin kolaborasi dengan FKUB dan seluruh elemen masyarakat. Sinergi dengan berbagai pihak mampu memperkuat toleransi, mendukung penyelesaian berbagai persoalan sosial secara dialogis, serta menjaga Kota Samarinda tetap aman, rukun, dan harmonis.
Lanjutnya , secara umum Samarinda dikategorikan sebagai kota dengan potensi kerukunan beragama yang baik dan kondusif. Meski demikian, wilayah ini bukannya tanpa tantangan; riak-riak penolakan terkait pendirian rumah ibadah di beberapa titik sempat terjadi, yang menuntut adanya dialog terbuka antar warga.
“Oleh karena itu keberadaan FKUB sangat penting untuk menjaga kondusifitas, kerukunan dan persaudaraan di Samarinda dan saya berharap pengurus baru ini bisa lebih maksimal peranya,”jelasnya
Kapolres juga berharap, antara kepolisian dan FKUB terus menjalin komunikasi, kolaborasi untuk bersama sama mencari Solusi agar permasalahan rumah ibadah tidak terjadi lagi.

Sementara Ketua FKUB Samarinda H Syaparudin mengatakan, Kunjungan FKUB tersebut dalam rangka perkenalkan diri, bersilaturahmi, sekaligus membangun komunikasi dan memperkuat sinergi dengan kepolisian. Silaturahmi tersebut menjadi wujud komitmen FKUB dalam menjaga kerukunan, toleransi, dan stabilitas keamanan .
‘Kami memang belum dilantik, tapi kami harus bergerak cepat, ingin bertanggung jawab untuk mewujudkan Samarinda aman dan kondusif, serta bisa berpartisipasi untuk menyelesaikan masalah masalah yang dihadapi umat, khususnya masalah tempat ibadah,” katanya.
Syaparudin menjelaskan, FKUB berpedoman pada Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri (PBM) Nomor 9 dan Nomor 8 Tahun 2006. Fungsinya diantaranya, masalah Pemeliharaan kerukunan umat beragama dan Pedoman pendirian rumah ibadah’
Oleh Karena itu, Ia dan jajaranya mau mengadakan sosialisasi dengan pemuka pemuka agama, camat, lurah agar mereka paham tentang tugas dan peran FKUB.
“Insya Allah kami ingin bekerjasama dan berkolaborasi dengan kepolisian untuk menggelar sosialisasi tentang pedoman 2 Menteri, agar Masyarakat paham bagaimana mekanisme proses mendirikan rumah ibadah,” ujarnya
Sementara Wakil Ketua 1 H Tejo Sutarnoto menambahkan Walaupun belum dilantik FKUB sudah membentuk Pokja Pokja seperti pokja sosialisasi, Pokja Rekomendasi, dan lain lain, intinya FKUB akan siap membantu Kesbangpol dan juga kepolisian kalua ada riak riak di masyarakat.
“Jadi Pak kapolres kami dilantik sekitar Agustus, tapi kami sudah beraktifitas, membuat Pokja, komunikasi dengan kesbangpol, dan akan mengadakan silaturahmi dan mengadakan sosialisasi dengan berbagai pihak ,. Saya berharap nantinya pak kapolres bisa menjadi narasumbernya,” katanya.(Roghib)
Comments are closed.