Tim Dosen UMKT Sosialisasikan Lotion Antiaging Jamur Tiram kepada Kelompok Wanita Tani Barokah Mandiri Kutai Kartanegara

KUTAI KARTANEGARA (Amanah Ummat.Com) – Tim Dosen Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui sosialisasi hasil pengembangan penelitian sediaan lotion antiaging berbahan zat aktif ekstrak jamur tiram putih kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Barokah Mandiri, Kelurahan Muara Jawa Tengah Kabupaten Kutai Kartanegara,  5 September 2026

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian Masyarakat Jukung 2026 Bidang Kesehatan dan Obat yang bertujuan untuk memperkenalkan pemanfaatan hasil riset kepada masyarakat serta mendorong pengembangan potensi bahan alam lokal.

Kegiatan sosialisasi dihadiri oleh Ketua KWT Barokah Mandiri, Ismawati, serta Sekretaris KWT, Lilis, bersama 20 anggota kelompok wanita tani. Melalui kegiatan ini, Tim Dosen UMKT bersama mahasiswa UMKT menyampaikan informasi mengenai proses penelitian, formulasi, manfaat, serta potensi pengembangan jamur tiram putih sebagai bahan aktif alami dalam produk perawatan kulit.

Dalam pemaparannya, Ketua Tim Dr. apt. Dwi Lestari, M.Si menjelaskan bahwa pengembangan lotion antiaging dilakukan melalui tahapan formulasi dengan memanfaatkan ekstrak jamur tiram putih sebagai komponen bioaktif. Formulasi sediaan lotion terdiri atas fase minyak dan fase air yang kemudian ditambahkan ekstrak jamur tiram, minyak habbatussauda, gliserin, serta vitamin E untuk menghasilkan sediaan dengan karakteristik yang sesuai sebagai produk perawatan kulit.

penelitian menunjukkan bahwa formulasi lotion yang dikembangkan memenuhi seluruh parameter evaluasi sediaan. Formula tersebut memiliki karakteristik fisik yang optimal dengan nilai pH yang sesuai kondisi fisiologis kulit, viskositas yang baik, serta daya sebar yang stabil selama masa penyimpanan.

Selain pengujian formulasi, penelitian juga dilakukan melalui pendekatan in silico untuk mengetahui potensi aktivitas antiaging dari senyawa bioaktif jamur tiram putih. Hasil analisis menunjukkan bahwa senyawa asam elagat (ellagic acid) memiliki kemampuan pengikatan yang kuat terhadap enzim kolagenase, yaitu enzim yang berperan dalam proses degradasi kolagen pada kulit. Hasil tersebut menunjukkan potensi senyawa aktif jamur tiram putih dalam mendukung pengembangan bahan alami untuk produk antiaging.

Melalui kegiatan pengabdian ini, Tim Dosen UMKT berharap masyarakat, khususnya Kelompok Wanita Tani Barokah Mandiri, dapat memperoleh wawasan mengenai pemanfaatan hasil penelitian berbasis bahan alam serta peluang pengembangan produk inovatif yang bernilai ekonomi. Kegiatan ini juga menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendiseminasikan hasil riset kepada masyarakat agar dapat memberikan manfaat nyata dalam bidang kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.

Tim pengabdian menyampaikan bahwa pemanfaatan jamur tiram putih sebagai bahan aktif kosmetik alami memiliki prospek yang menjanjikan, mengingat ketersediaan bahan baku lokal dan kandungan senyawa bioaktif yang berpotensi mendukung kesehatan kulit. Melalui kolaborasi antara akademisi dan kelompok masyarakat, diharapkan inovasi berbasis bahan alam dapat terus dikembangkan menjadi produk yang aman, bermanfaat, dan memiliki nilai tambah bagi Masyarakat (Eka Siswanto Syamsul).

 

Bagikan

Comments are closed.