SAMARINDA (Amanah Ummat.Com) Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Samarinda resmi memiliki landasan Visi dan Misi sebagai pedoman operasional bagi seluruh jajaran kepengurusan, baik di tingkat kota hingga kecamatan.Pembahasan dan penetapan Visi Misi tersebut digelar melalui Rapat Pleno Pengurus FKUB Kota Samarinda Masa Bakti 2026-2031 di Kantor (TWAP) Pemkot Samarinda, Selasa (27/10/2026).
Hadir dalam rapat pleno Ketua FKUB Samarinda H Syaparudin. S.Sos, Wakil Ketua FKUB H Tejo Sutarnoto,SH.MSi, Sekretaris H Masumi, Bendahara ,Kuswanto,Sag.,MPd Wakil Bendahara ,S.I.Kom dan seluruh anggota FKUB Samarinda 2026-2031.
Ketua FKUB Kota Samarinda, H. Syaparudin, mengatakan pentingnya sebuah organisasi memiliki visi dan misi agar program kerja memiliki target, ukuran yang jelas, dan dapat dievaluasi.”Dengan adanya visi dan misi kita mempunyai ukuran dan target. Seperti kita membentuk FKUB Kecamatan, membentuk PERLITA (Perempuan Lintas Agama), ini menandakan bahwa visi-misi kita sedang berjalan,” ujar Ketua TWAP Pemkot Samarinda tersebut.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh anggota FKUB Samarinda atas kekompakan dan kebersamaan dalam melaksanakan program, salah satunya sukses merumuskan Visi dan Misi FKUB.Adapun Visi, Slogan, dan Misi yang telah disepakati adalah:VISI FKUB Kota Samarinda 2026-2031:
“Terwujudnya Ekosistem Beragama yang Toleran, Harmoni, Moderat, Rukun dan Damai di Kota Samarinda”SLOGAN: “SALAM FKUB – HARMONI DALAM KEBERAGAMAN

Misi FKUB Kota Samarinda 2026–2031
- Memperluas Jangkauan Kelembagaan (Institusionalisasi): Membangun jaringan dan struktur koordinasi yang kuat hingga ke tingkat kecamatan, untuk mendeteksi serta memitigasi potensi gesekan sosial secara cepat.
- Meningkatkan Pemahaman tentang Prosedur atau Mekanisme Pembangunan Rumah Ibadah sesuai dgn Peraturan Bersama 2 Menteri No. 9 & 8 Tahun 2006.
- Meningkatkan Kapasitas Mediasi dan Resolusi Konflik: Membekali para tokoh agama dan pengurus forum dengan kemampuan taktis dalam penyelesaian masalah keagamaan secara dialogis
- Memperkokoh Kerukunan Lintas Generasi: Menanamkan nilai-nilai toleransi dan moderasi beragama sejak dini, terutama kalangan pelajar, mahasiswa, dan generasi muda pada umumnya.
- Meningkatkan Inklusivitas Peran Perempuan dan Pemuda Lintas Agama : Memberikan ruang yang lebih luas bagi perempuan dan pemuda lintas agama untuk aktif dalam dialog dan aksi-aksi kemanusiaan serta perdamaian.
- Transformasi Digital dan Edukasi Publik: Memanfaatkan platform digital dan media sosial sebagai sarana penyebaran konten edukatif mengenai moderasi beragama guna menangkal narasi intoleransi.
- Sinergi dengan Pemerintah Kota, Forkompimda, Kemenag dalam menjaga stabilitas sosial.

PROGRAM KERJA :
8 Program Kerja Strategis (Akselerasi Misi)
Misi-misi di atas langsung diturunkan ke dalam rencana aksi nyata yang diprioritaskan oleh kepengurusan:
I. Pembentukan FKUB Tingkat Kecamatan: Memperluas koordinasi formal ke seluruh kecamatan se-Kota Samarinda.
II. Pembentukan Organisasi Sayap Lintas Agama:
1. Membentuk PELITA (Pemuda Lintas Agama)
2. Membentuk PERLITA (Perempuan Lintas Agama).
III. Program FKUB Goes to Campus dan School :
1. Dialog Kerukunan beragama di berbagai Kampus di Kota Samarinda.
2. Melaksanakan Dialog dan Praktek baik tentang Kerukunan Beragama di Lingkungan sekolah-sekolah umum, sekolah berbasis agama.
IV. Peringatan Hari Toleransi Internasional: Dijadikan momentum kampanye persatuan berskala kota setiap bulan November.
V. Dialog Kerukunan Berbasis Ormas Keagamaan :
1. Melaksanakan Dialog berkala antar-organisasi keagamaan.
2. Melaksanakan Dialog thema toleransi beragama Berbasis Komunitas Muda Menggunakan pendekatan kreatif yang dekat dengan anak muda.
VI. Digitalisasi Informasi FKUB:
1. Mengoptimalkan media sosial untuk menyaring isu-isu hoaks keagamaan.
2. Pelatihan Rekonsiliasi & Resolusi Konflik: Meningkatkan keahlian pengurus dalam penanganan potensi konflik di lapangan.
VII, Sosialisasi Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri No 9-8 Tahun 2006 kepada Pemimpin organisasi kemasyarakatan dan keagamaan dan Pengurus Rumah Ibadat (@@@)
Comments are closed.