Suarakan Pelestarian Budaya, Perwakilan BKOW Kaltim Sabet Ju ara III Lomba Kebaya Nasional di Big Mall Samarinda
SAMARINDA (Amanah Ummat.Com) — Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Kalimantan Timur menunjukkan kiprah aktifnya dalam mendukung pelestarian budaya dan pemberdayaan perempuan. Jajaran pengurus BKOW Kaltim turut hadir memeriahkan rangkaian acara Wedding Festival Week (WFW) 2026 yang diinisiasi oleh ADW bersaudara di Atrium Big Mall Samarinda, Jumat (31/7/2026).
Pameran pernikahan berskala besar yang berlangsung dari tanggal 29 Juli hingga 2 Agustus 2026 ini menghadirkan lebih dari 100 vendor dari 15 kategori berbeda. Di tengah kemeriahan festival tersebut, Perempuan Indonesia Maju (PIM) Kaltim bersama BKOW Kaltim berkolaborasi menyuarakan narasi budaya dan emansipasi.
Kebaya Sebagai Simbol Perjuangan dan Identitas Bangsa
Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi talk show bertajuk “Kebaya dan Emansipasi Wanita”. Diskusi interaktif ini membedah peran kebaya yang jauh melampaui sekadar estetika busana, melainkan menjelma sebagai warisan luhur yang merekam rekam jejak perjuangan, identitas, sekaligus pilar pemberdayaan perempuan Indonesia.
Kehadiran BKOW Kaltim dalam turut berpartisipasi hari kebaya nasional ini dipimpin Ketua III BKOW, Hj. Nani Heriyani, S.Pd., M.Pd., didampingi jajaran pengurus, serta Sekretaris Umum BKOW, Dr. Hj. Diah Riyani, S.Pd., M.Pd., yang turut didaulat sebagai narasumber utama dalam diskusi tersebut.
Nani saat tampil sebagai nara sumber menyampaikan Kebaya bukan hanya sebatas pakaian untuk menutup aurat, tapi lebih luas dari itu.
“Makna kebaya nasional dan daerah mencakup simbol identitas bangsa, cerminan keanggunan perempuan, serta wujud keragaman budaya Nusantara. Dengan Kebaya menyatukan nilai kesopanan, sejarah lokal, dan kebanggaan bersama.” paparnya.

Guru SMAN 5 Samarinda ini juga menjelaskan bahwa Kebaya Nasional sebagai Identitas Bangsa, menjadi simbol pemersatu dan ciri khas perempuan Indonesia di kancah internasional.
“Di sana ada Nilai Kesantunan, yang mencerminkan kelembutan, kesopanan, dan keanggunan budaya ketimuran. Selain itu juga membangkitkan rasa cinta tanah air, melestarian warisan leluhur.” tambahnya.
Suasana kian semarak tatkala acara dilanjutkan dengan ajang Lomba Kebaya Nasional. Di sinilah delegasi BKOW Kaltim menorehkan prestasi membanggakan. Perwakilan BKOW, Yuliana, sukses menyabet gelar Juara III berkat penampilan yang anggun, berkarakter, dan memancarkan kepercayaan diri tinggi.
Menanggapi pencapaian tersebut, Ketua III BKOW Kaltim, Nani Heriyani, mengapresiasi tinggi keterlibatan aktif para pengurusnya. Menurutnya, torehan prestasi ini membuktikan bahwa organisasi perempuan tidak sekadar bergerak di ranah edukasi sosial, tetapi juga konsisten merawat marwah budaya bangsa.
“Kami dari BKOW Kaltim tidak hanya aktif dalam kegiatan edukatif dan pelestarian budaya, tetapi juga mampu menunjukkan apresiasi terhadap nilai-nilai budaya melalui penampilan anggotanya yang anggun, berkarakter, dan penuh percaya diri,” ujar Nani di sela-sela acara.
Acara penuh inspirasi ini turut dihadiri oleh tokoh-tokoh perempuan penting Kota Samarinda seperti Hj. Rinda Wahyuni Andi Harun (istri Wali Kota Samarinda) dan Hj. Elly Luchritia Nova (istri Wakil Wali Kota Samarinda). Kehadiran mereka memberikan dukungan moril sekaligus memperkuat momentum pelestarian budaya nasional.
Melalui keikutsertaan ini, BKOW Kaltim kembali mempertegas komitmennya untuk terus mengawal nilai-nilai emansipasi, mendorong kaum perempuan agar senantiasa berkarya dan berprestasi, serta menjadi motor penggerak perubahan yang berdaya saing bagi pembangunan daerah maupun nasional.(*/mn)
Comments are closed.