SAMARINDA (Amanah Ummat.Com) Majelis Ulama Indonesia (MUI )Kalimantan Timur melalui Lembaga Penggerak Ekonomi Umat(LPEU) menggelar pelatihan digital marketing dan laporan keuangan, bertempat di Ruang Rapat MUI Provinsi Kaltim Jalan Harmonika No 1 Samarinda(Rabu 1 Juli 2026).
Pelatihan yang diikuti 30 peserta yang terdiri dari para pedagang kelontongan, Group UMKM, Pedagang Air galon, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi menghadirkan pembicara ahli ekonomi dan digital dari universitas Mulawarman (UNMUL) , Dedi Priansyah,M Kom(Pelatihan Digital marketing) dan Rianna Ramadhan Ain Fitriah SE.ME (penyusunan laporan keuangan).
Hadir dalam pembukaan pelatihan Wakil ketua umum MUI Kh Muhammad Haiban, Ketua Bidang LPEU MUI kaltim A Sofyan Herman,SE,MM.MH, Ketua LPEU MUI kaltim Mutamam harir ,S sossI,ME , Sekretaris Komisi Infokom MUI kaltim, dan beberapa anggota sekretariat MUI kaltim,
Wakil Ketua MUI Kaltim KH Muhamad a dalam sambutanya mengapresiasi pelatihan digitalisasi dan laporan keuangan bagi para pedagang dan pengusaha (UMKM) yang ada di Samarinda. Pelatihan ini dianggap sangat penting di era zaman serba digital ini.
Lanjut Haiban, Pedagang wajib melek digital untuk menjangkau pasar yang lebih luas, meningkatkan daya saing, dan beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen. Memanfaatkan teknologi seperti media sosial, e-commerce, dan pembayaran digital memungkinkan pelaku usaha untuk terus tumbuh dan bersaing secara kompetitif. Sebagai khalifah, manusia diutus untuk menjadi wakil atau pengelola di muka bumi. Tugas utamanya adalah memakmurkan kehidupan,

Kata Mantan ketua Muhammadiyah kaltim ini, manusia dilahirkan didunia adalah Sebagai khalifah, diantaranya , tugas utamanya adalah memakmurkan kehidupan, dan memakmurkan manusia salah satunya dengan kemakmuran ekonominya. Boleh lewat bisnis, pedagang dan usaha lainya.
“Namun berdagang juga mempunya strategi dan mengikuti perkembangan, zaman digitalisasi para pedagang juga harus paham marketing, dan pemasaran melalui digital. Oleh karena itu pelatihan pada hari ini saya apresiasi karena sebagai ikhtiar untuk mengembangan ekonomi jaman digital, pedagang harus faham dan menguasainya “’ujarnya.
,Ketua Bidang Penggerak Ekonomi Umat (PEU) MUI Kaltim, A. Sobyan H., M.M., M.H., dalam sambutannya, mengatakan, bagi pengusaha bagi pengusaha baru, kunci agar produk cepat dikenal adalah dengan membangun identitas merek yang kuat dan memanfaatkan strategi pemasaran digital secara .tepat dan konsisten
Disamping itu, kata Sofyan, Pengelolaan keuangan adalah fondasi utama bagi pengusaha baru untuk mencegah kehabisan kas, mengendalikan pengeluaran, dan memastikan bisnis tetap bertahan. Tanpa manajemen finansial yang disiplin, bisnis beresiko besar mengalami kerugian akibat perputaran dana yang macet.
“Pengelolaan keuangan yang baik merupakan pondasi utama agar usaha dapat berkembang secara sehat dan berkelanjutan. Nah melalui laporan keuangan yang tertib pelaku usaha dapat mengetahui keuntungan yang diperoleh,”katanya.
Lanjut sofyan dengan pelatihan digital marketing dan penyusunan laporan keuangan sangat tepat di era digitalisasi ini , semoga para peserta yang terdiri dari mahasiswa, pegawai, pedagang , ibu rumah tangga dapat manfaat dari pelatihan ini.
“Insya Allah kami dari Lembaga Penggerak Ekonomi Umat(LPEU) akan terus menggelar pelatihan pelatihan lanjutan agar para pengusaha mampu bersaing dengan pengusaha pengusaha lainya,”tegas Sofyan.(Roghib)
2222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222
Comments are closed.