Ketua Dewan Fatwa Darul Musthofa Tarim Bersilaturahmi dengan MUI Samarinda

Undang Ulama Samarinda ke Yaman  

SAMARINDA (Amanah Ummat.Com) MUI Samarinda  kedatangan ulama dari Tarim,   Syekh Umar bin Husein Al Khatib, Ketua Dewan Fatwa Darul Musthofa Tarim, Yaman.

Kedatangannya didampingi Habib Ali karror Al Haddad Palimbani dan jajaran pengurus Darul Mustofa Samarinda. Rombongan yang berjumlah 10 orang disambut ketua MUI Samarinda Kh Muhammad Mundzir dan jajaranya  di ruang ketua MUI Samarinda jalan juanda  Samarinda, Selasa 10 Januari 2026.

Syekh Umar bin Husein Al-Khatib mengaku berbahagia bisa kembali bersilaturahmi ke Indonesia, yang kali ini berkesempatan berkunjung ke MUI Kota Samarinda.

“Saya dengar banyak santri atau Mahasiswa yang belajar ke Tarim adalah orang kalimantan Timur, terutama Samarinda, ada ratusan, bahkan ribuan yang menjadi alumni Tarim ,”ungkapnya dengan bahasa Arab.

Ketua Dewan Fatwa Darul Musthofa Tarim, Yaman ini secara khusus mengundang jajaran MUI Samarinda untuk bisa hadir ke Tarim untuk melihat langsung aktifitas santri santri di Tarim yang berasal dari Kalimantan.

Syekh Umar bin Husein Al-Khatib menjelaskan, walaupun di Yaman terlibat perang, tetapi di Tarim aman aman saja. Bagi masyarakat samarinda atau yang lainya yang mau belajar ke Tarim di yaman aman. Jadi tidak usah ragu bagi yang mau belajar ke sana dijamin keamananya dan kelancaran pendidikanya.

Sementara itu Ketua MUI Samarinda KH Muhammad Mundzir merasa bahagia dan bersyukur mendapat kunjungan dan bersilaturahmi dengan Syekh Umar bin Husein Al-Khatib, semoga kunjunganya membawa berkah dan semangat baginya dan pengurus lainya dalam menjalankan program program MUI ke depanya

“Mudah-mudahan  pertemuan ini membawa berkah dan membawa semangat kami untuk menjalankan program program MUI yang merupakan pembinaan umat,”ujar mantan ketua NU samarinda ini.

Lanjut KH Muhammad Mundzir,  berdekatan langsung dengan ulama asal Yaman ini dengan minyak wangi khas Tarim, terasa seperti sedang berada di kota seribu wali ini.

“Minyak wangi yang dipakai syekh  ini mengingatkan saya, waktu saya berkunjung ke Tarim sekitar 2 tahun lalu,  mengantar santri dari samarinda yang ingin belajar ke Tarim, “kisahnya.

KH Muhammad Mundzir juga mengatakan, bahwa MUI Samarinda membantu pemerintah untuk membina umat. Sudah banyak program yang digelar, seperti seminar, Talkshow, pelatihan, konsultasi umat seperti masalah, perkawinan, waris dan sebagainya. (M .Roghib)

 

 

Bagikan

Comments are closed.