JAKARTA – Amanah Ummat.Com) Bupati Kutai Kartanegara dr Aulia Rahman Basri menyampaikan Ekspose Manajemen Talenta di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, yang berlangsung di Ruang Mawar Gedung 1 Lantai 1 Kantor Badan Kepegawaian Nasional Jakarta Timur. Kamis ( 4/11 ).
Pemkab Kukar di terima oleh Wakil Ketua BKN Haryomo Dwi Putranto, didampingi Kepala Kantor Regional VIII BKN Banjarbaru Bajoe Loedi Hargono, Direktur Pengembangan Talenta dan Karier ASN Dr Samsul Hidayat serta beberapa direktur lainnya. Sedangkan dari Pemkab Kukar sendiri tampak hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Kukar Sunggono, Kepala BKSDM Kukar H. Rakhmadi, didampingi oleh Sekretaris BKPSDM Kukar Rokip, serta beberapa Kepala Bidang di lingkungan BKSDM Kukar.
Menurut Aulia Rahman Basri, latar belakang dilaksanakannya kegiatan ini sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo, yaitu Visi Bersama Indonesia Maju, Menuju Indonesia Emas 2045, dan sesuai Amanat Undang – Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN. Digitalisasi Manajemen ASN termasuk didalamnya transformasi komponen manajemen ASN. Hal ini juga sesuai komitmen amanat sistem merit terhadap manajemen talenta adalah menciptakan sisi manajemen Aparatur Sipil Negara ASN yang profesional, berintegritas, berkinerja tinggi, kompetensi dan kerja secara wajar .
Aulia Rahman Basri juga melaporkan tentang kondisi ASN Kukar dengan jumlah penduduk : 813.926 jiwa, jumlah ASN ( PNS dan PPPK ) : 17.553 orang atau rasio 2,16%, luas wilayah,kondisi geografis 27.263,1 km2, data kelembagaan instansi 59 OPD, rasio belanja pegawai Tahun 2025: 24 % dan jumlah pegawai pensiun Tahun 2025 : -600 orang / petahun.
Kondisi talenta Kukar untuk Esselon II JPTP jumlah Pratama Eselon II : 26 orang, lowong 17 orang, total 43 orang mengikuti Assmen 88,46 %, Esselon III Administrator Esselon III ; 201 orang, lowong 33 orang total 234 orang mengikuti Asesmen 97,51 %, Esselon IV Pengawas, jumlah pengawas esselon IV : 459 orang, lowong :162 orang total 621 oarang yang mengikuti Asesmen 90,41 %.
Sedangkan berdasarkan hasil pemetaan dari aplikasi Manajeman Talenta Jabatan Pimpinan Tinggi Esselon II a dan II b, jumlah JPTP terdiri dari definitif 26 orang ,lowong 17 orang. Tindak lanjut kedepan proses pengisian kekosongan masih dalam proses uji kompetensi dan evaluasi kiner.Sumber : SIMATA BKN PER 1 November 2025.
Pemerintah Kabupaten Kukar berkomitmen untuk melaksanakan dan mengimplementasikan Manajemen Talenta menuju sistem merit yang berfocus pada kualifikasi, kompetensi, potensi dan kinerja secara adil. Untuk itu Aulia berharap dukungan komitmen dan arahan dari Badan Kepegawaian Negara dalam rangka peningkatan kualitas Implementasi Manajemen Talenta di lingkungan Pemkab Kukar kedepan menuju Indonesia Emas 2045.
Sementara itu menurut Wakil Ketua BKN Haryomo Dwi Putranto mengapresiasi apa yang telah dilakukan Pemkab Kukar, pada prinsipnya BKN siap memdukung dan mengimplementasikan Manajemen Talenta dilingkungan Pemkab Kukar agar mengedepankan penerapan manajemen talenta sebagai langkah strategis dalam mempercepat reformasi birokrasi menuju tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan adaptif terhadap perubahan. “Manajemen talenta ini bukan tujuan tetapi alat untuk menempatkan ASN yang tepat pada posisi yang tepat. Dengan sistem ini, pengisian jabatan berbasis pada data potensi dan kompetensi yang terukur,” jelasnya.
Haryomo Dwi Putranto menekankan pentingnya kecepatan dan transparansi dalam pengelolaan ASN. “Dulu pengisian jabatan bisa memakan waktu berbulan-bulan, kini dengan sistem manajemen talenta yang terintegrasi digital, prosesnya bisa diselesaikan dalam dua hingga tiga bulan. Ini wujud nyata reformasi birokrasi yang berdampak langsung bagi pelayanan publik,” ungkapnya.
Menurutnya, penerapan sistem ini akan mempercepat mobilitas talenta ASN antardaerah. “Pegawai di kabupaten bisa dipromosikan ke provinsi, dan sebaliknya. Inilah yang akan mengharmoniskan hubungan antar level pemerintahan sekaligus memperkuat kapasitas ASN di seluruh Indonesia.
“ASN adalah wajah dari birokrasi kita. Kalau pimpinan ingin daerahnya maju, maka ASN-nya harus ditempatkan secara tepat, sesuai kompetensi dan potensi yang dimiliki. Dengan manajemen talenta, setiap ASN punya kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi bagi kemajuan Kukar.Ke depan, melalui sistem ini kita pastikan setiap promosi dan rotasi jabatan dilakukan secara objektif, berbasis kinerja, dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Ini menjadi investasi jangka panjang untuk mewujudkan birokrasi profesional dan pelayanan publik yang unggul,” tegas Haryomo.(Adv Diskominfo kukar / Prokom ).
Comments are closed.