Petani itu Sehat dan Makmur

SAMARINDA (Amanah Ummat.Com) Begitulah tutur, Hasbulah lelaki kelahiran ovinsi Kalimatan Selatan yang sejak tahun 1991 lalu hijerah ke Samarinda Kalimantan Timur,” Sejak memenuhi kebutuhan rumah tangga dari hasil berpetani sayur mayur, kehidupan rumah tangga saya menjadi sehat dan Makmur” ujar, Hasbulah (50 tahun) yang sudah dikarunai seorang putera duduk dibangun SMP itu

Kerja serabutan buruh lepas dan menjadi nelayan, sebelum dirinya memilih jalan hidup menjadi petani itu semua sudah dilakukannya,”Sebelum saya menjadi petani, kehidupan rumah tangga serba kekurangan dan kesulitan membiayai sekolah anak. Alhamdulillah, sejak saya merubah haluan hidup menjadi petani sayur mayur. Kebutuhan rumah tangga dan membiayai anak sekolah sangat cukup”, ujar, Hasbulah, penuh semangat

Hasbulah

Dengan meminjam lahan warga seluas 1,5 ha dan meminjam uang di bank melalui jalur kredit usaha rakyat (KUR), 50 juta rupiah, Hasbulah, terjun menjadi petani,” Saya meminjam lahan warga dan meminjam uang di bank lalu saya menanam sayur mayur seperti kemangi, terong, kacang panjang, timun, kangkung juga jagung dan singkong madu. Alhamdulillah, pembayaran di bank perbulan lancar dan saya masih bisa nabung”jelasnya

Dirinya juga menjelaskan dari hasil penjualan kemangi saja sudah cukup untuk membayar cicilan di bank perbulannya 1juta rupiah dan untuk biaya kebutuhan rumah tangga sehari-hari, belum lagi ditambah hasil jual sayuran lainnya. Jelas, Hasbulah, di kebunnya jalan Bukit Seribu RT 008 kelurahan Sei Siring kecamatan Samarinda Utara Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim), Hasbulah juga mengatakan ke depannya akan membeli lahan sehingga tidak meminjam lahan warga untuk bertani, pungkasnya (Man))

Bagikan

Comments are closed.