Desa Sari Nadi Juara Umum MTQ se-Kecamatan Kota Bangun Darat

394

KUTAI KARTANEGARA Amanah Ummat.Com – Perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) pertama tingkat Kecamatan Kota Bangun Darat sudah berkahir, Rabu (5/6/2024) lalu. Dari 10 desa yang ikut serta, Desa Sari Nadi (SP5) dinobatkan sebagai juara umum.

Dari hasil pengumpulan nilai selama mengikuti perlombaan tersebut, Desa Sari Nadi mengumpulkan 55 poin. Para kafilan des aitu mampu mengungguli kafilah dari 9 desa lainnya.

MTQ yang digelar sejak 1 Juni itu, ditutup resmi oleh Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kukar H Sunggono, di halaman Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Suka Bumi, Kecamatan Kota Bangun Darat, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Pada kesempatan itu, Sunggon yang juga Sekkab kukar itu mengatakan, MTQ merupakan wadah untuk membumikan Al-Qur’an di tengah-tengah masyarakat. Melalui MTQ, diharapkan generasi muda dapat memahami dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Terkait yang yang meraih juara, diharapkan terus melakukan latihan dan jangan lengah. Terlebih juara yang direbut itu dilalui dengan susah payah. Bagi yang belum meriah juara, diharapkan bersabar dan terus berlatih, agar ke depannya bisa meraih juara.

“Saya sangat mengapresiasi pelaksanaan MTQ pertama tingkat Kecamatan Koba Darat. Hal ini menunjukkan semangat syiar Islam dan kecintaan terhadap Al-Qur’an masih terjaga di tengah-tengah masyarakat di Kecamatan Kota Bangun Darat. Hal itu terbukti selama perhelatan berjalan lancar dan sukses. Bahkan seluruh rangkaian kegiatan pelaksanaan MTQ, mulai pembukaan hingga penutupan malam ini tidak ada rintangan berarti,” kata Sunggono.

Ketua Panitia Pelaksana M Sabri saat itu melaporkan, selama kegiatan MTQ berlangsung, panitia memanfaatkan dari dari Desa dan pihak lainnya.

“Dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) sebesar Rp 50 juta dan Rp 71 juta yang dari swadaya masyarakat serta donatur-donatur lainnya,” ujar Sabri. (adv/diskominfo)

Leave A Reply

Your email address will not be published.