HM Hifnie Syarkawie Sang Tokoh Karang Mumus

601
Dua puluh tahun lalu, tepat 2004, saya kenal Beliau karena kedudukannya sebagai wakil rakyat Kaltim di DPR RI. Di penghujung masa baktinya, lelaki yang tampak masih bugar di usia 70 tahun lebih terjun dalam bursa pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur Kaltim berpasangan dengan almarhum Imam Mundjiat.
Karena kedudukannya sebagai anggota DPR RI (PPP) dan terjun ke bursa pemilihan Gubernur — sebagai calon wakil Gubernur mendampingi Imam Mundjiat (PDIP), maka pengetahuan saya pada tokoh dan ‘tetuha’ Kampung Karang Mumus Samarinda ini hanyalah politisi. Belakangan barulah saya tahu, bahwa Beliau adalah salah seorang putera daerah yang sukses sebagai pengusaha industri perkapalan.
* Lulusan PGA
Sepuluh tahun kemudian, saya terkejut. Ternyata, pengusaha sukses industri perkapalan ini adalah kakak kelas saya di Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) 6 tahun Samarinda. Masya Allah, ‘jauh banget’ antara latar belakang pendidikan dengan karier beliau sebagai pengusaha.
Memang saat beliau meninggalkan PGAN, saya masih SD. Sehingga saya tidak kenal jika Beliau kakak kelas saya. Belakangan barulah saya tahu bahwa Gufransyah Syarkawie, teman sekelas saya adalah adik Haji M Hifnie Syarkawie, nama lengkap Beliau. Demikian pula kakak kelas saya bernama Zulkifli. Rupanya, Beliau dan keluarga bersekolah di PGAN, sekolah calon guru agama. Banyak warga Samarinda yang menyekolahkan anaknya di PGAN karena pertimbangan bekal pendidikan agamanya.
Haji Hifnie Syarkawi yang sehari-sehari disapa Haji Ambang, owner dari PT Buran Nusa Respati dan PT Kersa Gunung Wasada yang berpengalaman puluhan tahun di bidang usaha pelayaran dan industri perkapalan.
Dengan berlakunya ketentuan bahwa guru minimal berpendidikan diploma II (sekarang harus lulusan Strata satu), PGAN yang berlokasi di jalan Ade Irma Suryani itupun dilikuidasi dan gedungnya di tempati oleh MTsN dan MAN.
Oleh mantan kepala sekolah PGAN almarhum Haji Abdul Hamid dan para guru serta alumni, didirikanlah Madrasah yang diberi nama MTs Al Misra di jalan Embun Suryana (Sambutan) sekira 20 tahun lalu dan merupakan MTs swasta terbanyak muridnya di Samarinda. Hifnie Syarkawie diberi amanah sebagai ketua dewan pembina. Beliau tidak saja mencurahkan pikiran demi kemajuan madrasah ini tetapi besar andilnya dalam pembangunan fisik gedungnya.
Siang tadi, Rabu 24 Januari 2024, Dewan Pembina melakukan rapat. Kali ini di kantor usahanya. Usai rapat saya bertanya, “Apakah Kak Muhammad Hifnie Syarkawie, nama yang terpampang di baliho sebagai calon DPR RI dari PPP itu serius?”
Kakak kelas saya ini tertawa. “Saya ingin PPP itu tetap ada di parlemen. Ini partai legend. Saya punya hubungan emosional dengan partai ini.” Begitulah jawaban salah seorang tokoh Samarinda ini. Saya menyalami dan memeluk Beliau. “Semoga Piyan selalu sehat dan Allah senantiasa melancarkan dan melindungi.”(Safruddin Pernyata)
Leave A Reply

Your email address will not be published.