Abdul Rohim: Samarinda Perlu Strategi Jangka Panjang Atasi Isu Pangan

125

SAMARINDA – Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, mendorong

Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk mencari solusi jangka panjang

terkait ketahanan pangan di Kota Tepian.

Setelah Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan

dan Pertanian Kota Samarinda. Menurut Abdul Rohim, langkah ini diperlukan

untuk mengatasi isu pangan di Kota Tepian secara berkelanjutan.

“Kami memerlukan lebih dari upaya singkat seperti GPM ini. Diperlukan

strategi jangka panjang yang efektif untuk menjaga ketahanan pangan di

Samarinda, terutama di tengah gejolak kekeringan yang mempengaruhi pertanian

kita,” ujar Abdul Rohim pada Selasa (28/11/2023).

Abdul Rohim mengapresiasi langkah-langkah Pemkot Samarinda dalam

mengendalikan inflasi pangan, namun juga mengingatkan agar Samarinda dapat

menjadi lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan tanpa terlalu

mengandalkan pasokan dari luar daerah.

“Misalnya dengan mendorong konsumsi jagung sebagai alternatif nasi, bisa

menjadi salah satu solusi,” tuturnya.

Sebagai bagian dari Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Pertanian Universitas

Mulawarman, Abdul Rohim merekomendasikan pendekatan urban farming sebagai

solusi inovatif.

“Saatnya kita memikirkan bagaimana teknologi dan inovasi dapat dimanfaatkan

untuk meningkatkan produksi pangan lokal. Urban farming, seperti budidaya

kangkung, bisa menjadi jawaban untuk tantangan saat ini,” jelasnya.

Abdul Rohim berharap pihak terkait akan segera melakukan diskusi untuk

mencari solusi jangka panjang terkait ketahanan pangan di Kota Tepian, dan

siap berkolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian dalam upaya

mencari solusi terbaik.

“Kami siap berkolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian untuk

mencari solusi terbaik bagi ketahanan pangan Samarinda,” tutupnya. (adv/N)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.