Kanwil Kemenag Kaltim Gelar Media Gathering, 7 Program Prioritas Kemenag Dipaparkan

165

SAMARINDA –Amanah Ummat.Com-Gelaran media gathering yang pertama kali digelar oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kalimantan Timur disambut antusias oleh para wartawan di Samarinda

Gelaran kegiatan media gathering, menghadirkan puluhan wartawan dengan mengusung tema “Strategi Komunikasi dalam Penguatan 7 Program Prioritas di Hotel Diamond Jalan Lambung Mangkurat Samarinda, Senin, 27 November 2023.

 

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Kaltim H. Abdul Khaliq mengatakan Kanwil Kemenag Kaltim baru pertama kali ini menggelar media gathering bersama wartawan di Kaltim.

Menurutnya penting bagi Kanwil Kemenag bisa bekerjasama sesuai tugas dan fungsi pokok masing-masing.

“Kami selalu siap melayani keperluan informasi dari teman-teman wartawan,” ujar Abdul Khaliq.

Lebih lanjut dikatakan, Kementerian Agama telah melaksanakan 7 program prioritas yang meliputi penguatan moderasi beragama, transformasi digital, tahun toleransi, revitalisasi KUA, religiosity index, kemandirian pesantren dan islamic cyber university.

Transformasi digital secara nasional Kementerian Agama punya program PUSAKA sedangkan di Kanwil Kemenag Kaltim disebut SiIKHLAS (sistem informasi  keagamaan harmonis luwes akseleratif dan sinergi).

Kakanwil Kemenag Kaltim menjelaskan revitalisasi Kantor Urusan Agama (KUA) di Kaltim sudah dilakukan, ada beberapa KUA direvitalisasi dan diperbaiki. Masyarakat sudah mulai banyak yang melangsungkan pernikahan di KUA.  KUA bukan milik Islam. KUA adalah tempat pelayanan Keagamaan semua agama. Sehingga komunikasi dan pelayanan umat beragama bisa dilayani di KUA.

“Masyarakat sudah merasa terbantu, ada pelaminan dan bisa foto-foto,” ujar Abdul Khaliq mempromosikan KUA

Dalam program moderasi beragama, ia menilai penguatan moderasi beragama belum terlalu terasa pada level publik.

“Di tahun politik ini, sosialisasi dan publikasi moderasi beragama adalah jalan menuju toleransi beragama yang perlu terus digalakkan pada level madrasah, sekolah, tempat ibadah dan masyarakat luas,” kata Abdul Khaliq.

Dalam program kemandirian pesantren, Ia berharap pesantren mampu menjadi daya ungkit dengan program pemberdayaan pesantren.

Kakanwil Kemenag juga meminta seluruh jajarannya untuk memperluas komunikasi publik atas terselenggaranya tujuh program prioritas Kemenag.

“Jangan sampai tidak terpublikasikan dengan baik. Publikasi program bisa dilakukan dengan melalui media konvensional maupun media digital lainnya,” ucap Abdul Khaliq.

Akhmad Fauzin Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi (HDI) Kemenag RI yang hadir secara daring menyampaikan dalam program transformasi digital, berharap integrasi layanan digital dengan satu aplikasi Pusaka segera tercapai.

“Kita membangun aplikasi tapi kurang memahami keamanan siber, sehingga mudah di retas oleh situs tidak bertanggung jawab seperti situs judi online,” ungkap Fauzin.

Dalam program Cyber Islamic University, menurut Fauzin  ketersediaan sarana dan prasarana wajib terpenuhi sesuai dengan ekspektasi sebagai digital university di Indonesia yang menekankan pada aspek teknologi.

Sementara itu Ririn Sari Dewi – staf ahli Gubernur Kaltim mengatakan strategi komunikasi harus melibatkan stakeholder dan mengetahui siapa saja audiennya.

Ia menyarankan Kemenag Kaltim bekerjasama dengan influencer seperti  tokoh agama, santri generasi milenial yang dekat dengan audien. Termasuk melakukan kerjasama Bintek PPID dengan Dinas Kominfo Kaltim.

“Pola komunikasi yang efektif saat ini adalah dengan mengetahui siapa sasaran audien dan bagaimana mengelola keterbukaan informasi publik sehingga efektif dalam menyampaikan 7 program prioritas Kemenag,” kata Ririn.(mn)

Leave A Reply

Your email address will not be published.