Laila Fatihah: Keterlibatan Perempuan dalam Politik Masih Minim

450

SAMARINDA. Amanah Ummat.com – Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Laila Fatihah, menilai keterlibatan perempuan dalam berbagai kegiatan publik, khususnya politik, masih terbilang minim.

Laila mengatakan, hal ini terlihat dari jumlah perempuan yang duduk di kursi DPRD Samarinda, yang hanya berkisar di angka 13 persen. Padahal, menurut Undang-Undang Nomor 22/2007 tentang Penyelenggara Pemilu, komposisi penyelenggara Pemilu wajib memperhatikan keterwakilan perempuan dengan angka minimal 30 persen.

“Perempuan tidak boleh apatis dalam melihat dunia politik. Itu harus dilatih sejak dini, berkaitan dengan keterlibatan perempuan di bidang politik,” kata Laila, Rabu (22/11/2023).

Laila menilai, keterlibatan perempuan dalam dunia politik penting untuk mendukung kemajuan daerah, Terutama dalam memperjuangan kebijakan yang ramah perempuan, dan mendukung tujuan kesetaraan gender, terlebih di Kota Samarinda.

Laila mendorong perempuan di Samarinda untuk terus mengaktualisasi diri dalam berbagai kegiatan, khususnya kegiatan publik.

“Kami terus mendorong agar perempuan di Samarinda bisa terjun ke dunia politik. Supaya kebijakan-kebijakan yang dibuat, bisa mendukung peranan perempuan ke depannya,” tandasnya. (adv/N)

Leave A Reply

Your email address will not be published.