Rencana Direlokasi , Pedagang Pasar Pagi Resah menunggu Kepastian

Laela Latifah: Pemkot Harus Libatkan Para Pedagang

316

SAMARINDA Amanah Ummat.Com- Puluhan pedagang Pasar Pagi Kota Samarinda, Kalimantan Timur menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Kota Samarinda terkait rencana relokasi tempat berjualan para pedagang karena adanya program restrukturisasi pasar tradisional tersebut.
Para pedagang yang tergabung dalam Forum Pedagang Pasar Pagi (FP3) mengungkapkan rasa kecewa akibat tidak dilibatkan dalam perencanaan proyek yang dianggarkan Rp280 miliar dan pembangunan dilaksanakan pada tahun 2024.
“Kami kecewa kepada Pemkot Samarinda terkait pernyataannya soal rekonstruksi Pasar Pagi. Kami belum pernah dilibatkan untuk membahas hal tersebut,” kata Ketua Forum Pedagang Pasar Pagi (FP3), Thoriq di Samarinda (10 /11/2023)

Selanjutnya   Thoriq Hakim mwenjelaskan , Pasar Pagi merupakan salah satu pusat perdagangan tertua di Samarinda yang sudah berdiri sejak 1985. Ia menegaskan bangunan pasar masih layak digunakan dan tidak perlu direvitalisasi.

“Kami minta kepada wali kota memberikan klarifikasi kepada pedagang tentang rencana relokasi tersebut. Karena sampai saat ini belum ada sosialisasi baik lisan maupun tulisan dari pemerintah. kalau tidak mampu face to face kepada ribuan pedagang, paling tidak berkirim surat lah kepada kami atau kepada perwakilan,” ujarnya.

Anggota-Komisi-II-DPRD-Samarinda-Laila-Fatihah/Fhoto Istimewa

Sementara itu  Komisi II DPRD Samarinda pun turut memberikan perhatian serius terhadap rencana tersebut. Anggota Komisi II DPRD Samarinda Laila Fatihah mengatakan, pedagang sebenarnya tidak menolak rencana pemindahan, namun mereka merasa bahwa perencanaannya belum cukup matang oleh pemerintah kota.

“Pedagang sebenarnya tidak menolak, tetapi mereka merasa bahwa perencanaannya belum cukup matang,” ucap Laila.

Pihaknya meminta Pemkot Samarinda bisa bekerja sama dengan pedagang dalam menentukan lokasi yang sesuai.

“Kami meminta Pemkot Samarinda bisa bekerja sama dengan pedagang dalam menentukan lokasi yang sesuai,” kata Laila.  belum lama ini.

Pertemuan para pedagang Pasar Pagi Samarinda/foto istimewa

Pedagang juga menekankan pentingnya memiliki analisis teknis yang komprehensif sebagai dasar penentuan kelayakan pasar, bukan hanya mengandalkan pendapat subjektif.

“Pedagang juga menekankan pentingnya memiliki analisis teknis yang komprehensif sebagai dasar penentuan kelayakan pasar, bukan hanya mengandalkan pendapat subjektif,” kata Laila.

Oleh karena itu, Komisi II DPRD Samarinda berencana untuk mengadakan pertemuan lanjutan dengan OPD terkait untuk merinci rencana pemindahan Pasar Pagi.

“Oleh karena itu, kami berencana untuk mengadakan pertemuan lanjutan dengan OPD terkait untuk merinci rencana ini,” kata Laila.

Rapat lanjutan diharapkan akan membantu mengatasi kekhawatiran pedagang dan memastikan bahwa rencana pemindahan pasar dilaksanakan dengan lebih matang dan sesuai dengan kebutuhan seluruh pihak terlibat.

“Rapat lanjutan diharapkan akan membantu mengatasi kekhawatiran pedagang dan memastikan bahwa rencana pemindahan pasar dilaksanakan dengan lebih matang dan sesuai dengan kebutuhan seluruh pihak terlibat,” kata Laila.

Laila berharap, rapat lanjutan dapat menghasilkan kesepakatan yang baik antara Pemkot Samarinda dan pedagang.

“Semuanya harus dijelaskan kepada para pedagang, agar mereka juga memahami ada niatan pemerintah untuk membangun ulang Pasar Pagi,” kata Laila. (Adv/DPRD Kota samarinda/N)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.