Pemkab Kukar Akan Bangun Pabrik Rumput Laut dan Tepung Jahe

Anggaranya Mencapai Rp 22 Milyar

146

KUTAI KARTANEGARA  Amanah Ummat.Com —  Pemkab Kukar berencana membangun sebuah pabrik industri rumput laut beserta pengadaan mesinnya. Pabrik ini akan menjadi sentral industri menengah (IKM) yang mampu mengolah rumput laut menjadi berbagai produk bernilai  tambah.

Bupati Kukar  Edi Damansyah mengatakan bahwa pengadaan mesin pabrik sudah memasuki proses lelang dan anggarannya mencapai sekitar Rp 22 miliar

“Ini adalah salah satu upaya kami untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan mengembangkan potensi daerah kami,” kata Edi kepada  Wartawan  di Tenggarong  (3/10/2023)

Selain pabrik rumput laut, Pemkab Kukar juga sedang membangun pabrik tepung jahe serta minyak atsiri di Desa Jonggon, Kecamatan Loa Kulu. Pabrik ini dimaksudkan untuk memanfaatkan komoditas jahe yang banyak dibudidayakan oleh petani di sana. Tepung jahe dan minyak atsiri memiliki permintaan tinggi baik di dalam maupun luar negeri.

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) mendapatkan dukungan dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop-UKM) Republik Indonesia dalam pengembangan hilirisasi industri rumput laut dan beberapa komoditas pertanian  lainnya.

Lanjut Bupati  Kukar ini,  Kemenkop-UKM menyatakan komitmennya untuk membantu pembangunan dan pengembangan sektor pertanian termasuk kelautan di Kabupaten Kukar. Misalnya saja terbuka peluang pengembangan industri rumput laut dan olahan tanaman jahe.

Bupati Kukar, Edi Damansyah, menjelaskan rencana pembangunan dua pabrik olahan. Pertama, pembangunan pabrik industri rumput laut yang berlokasi di Kecamatan Muara Badak, dan pengembangan pabrik tepung jahe serta  minyak atsiri di Desa Jonggon Jaya, Kecamatan Loa Kulu. Kementerian Koperasi -UKM menyatakan siap memberikan pendampingan kepada Pemkab Kukar dalam pembangunann pabrik rumput laut dan tepung jahe pada kunjungan ke Tenggarong.

Bupati menerangkan  proses pengadaan mesin untuk pabrik rumput laut di Muara Badak saat ini sedang dalam proses lelang, dan meminta pendampingan dari Kemenkop-UKM untuk memberikan saran dan masukan.

“Kami percaya bahwa kedua pabrik tersebut memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan bagi petani lokal dan masyarakat Kabupaten Kukar secara keseluruhan,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Kemenkop-UKM Hanung Harimba Rachman mengapresiasi dan siap memberikan dukungan yang diinginkan Pemkab Kukar dan siap mengirimkan tenaga pendampingan.

“Kami sambut positif rencana Pemkab Kukar ini. Kami dari kemenkop-UKM siap memberikan pendampingan. Kami sangat apresiasi dan rencana tersebut kami anggap sangat positif,” ujar Hanung.

(adv/diskominfo/ Rg)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.