Tabliq Akbar Ustadz Abdul Somad di Sangatta Dihadiri Puluhan Ribu Warga

242

SANGATTA. Amanah Ummat – Tabliq Akbar yang digelar Kerukunan Keluarga Pinrang (KKP) Kutim dengan mendatangkan Ustadz Abdul Somad berjaan lancar dan sukses. Setidaknya puluhan ribu masyarakat memenuh masjid Agung Al-Faruq, Minggu (30/7/2023) malam.

Sukses kegiatan itu disebabkan pihak panitia jauh-jauh hari sudah mengeksposes di tenagh masyarakat. Baliho ustadz kondang itu dipasang di mana-mana. Sejumlah jalan protokol dan pojok-pojok yang banyak dilintasi masyarakat terpampang gambar sosok ulama yang cukup terkenal di negeri ini.

Tak pelak lagi, ketika hari “H” kehadiran ustadz Abdul Somad ke Sangatta, Minggu (310/7/2023), masyarakat sejak siang hari sudah berdatangan ke masjid Agung AlFaruq, kawasan Bukit Pelangi, Sangatta, Kutim., lokasi Tabliq  Akbar digelar. Menjelang waktu sholat ashar, masyarakat makin ramai di masjid Agung. Demikian juga saat sholat Maghrib, masjid kebanggaan masyarakat Kutim itu sudha dipenuhi masyarakat dari berbagai lapisan.

Sejak sore hari, akses jalan menuju ke masjid Agung sudah ditutup. Masyarakat yang mau ke sana, tidak bole parkir di halaman masjid, sehingga kawasan jalan-jalan Bukit Pelangi, lokasi parkir Gedung DPRD, kantor Bupati dan sejumlah jalan lainnya dipenuhi kendaraan masyarakat. Bahkan lokasi parkir kendaraan sampai di jalan menuju kantor Kodim 0909/Kutim, kemudian sampai di lapangan sepakbola sdekat Polres Kutim juga dipenuhi kendaraan masyarakat untuk parkir.

Jika malam itu dipotret udara, kemungkinan seluruh jalan di kawasan Bukit Pelangi dipenuhi kendaraan masyarakat. Sebab, puluhan ribu masyarakat yang berbondong-bondong menuju Bukit Pelangi, tentunya membawa kendaraan sendiri.

Jadwal yang dipatok panitia bahwa Tabliq Akbar dimulai pukul 19.30 Wita agak molor. Hingga waktu sholat Isya berlangsung, sekitar pukul 19.45 Wita, sosok ustadz Abdul Somad dan rombongan belum juga nongol di masjid Agung. Kendati demikian, warga tetap sabar menunggu di dalam maupun luar masjid. Baru sekitar puku 20.30, penceramah kondang di nusantara maupun di Malaysia ini muncul di tengah-tengah jamaah yang telah memenuhi masjid Agung.

Ustadz Abdul Somad saat datang ke Masjid Agung, didampingi Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Kasmidi Bulang. Begitu datang, masyarakat memberikan sambutan meriah. Sebelumnya, Lelaki asal Pekan Baru, Riau ini, singgah terlebih dulu di Hotel Victoria dan Rumah Jabatan Bupati di kawasan Bukit Pelangi.

Mengenakan baju putih dan celana panjang warna hitam dan peci khas Sulawesi serta sorban khas Kaltim, sosok Abdul Somad mampu memberikan ‘gonjangan’ di masjid Agung Al-Faruq. Kedatangan ustadz yang pernah ditolak di Singapura itu, mampu menjadi magneg bagi warga Kutai Timur dan Sangatta khususnya.

Salah satu bukti nyata adalah, lokasi masjid Agung penuh sesak. Di lantai dasar dipenuhi kaum laki-laki. Demikian juga di lantai dua, kaum hawa dan sebagian anak-anak juga penuh sesak. Belum lagi di pelataran samping masjid, yang dipasang layar lebar, juga ddipenuhi masyarakat yang ingin melihat langsung sosok ustadz Abdul Somad dan mendengarkan tausiahnya yang digelal cukup menggelegar itu.

Begitu mengawal ceramahnya, Abdul Somad langsung memperoleh sambutan hangat para jamaah yang diperkiran mencapai puluhan ribu orang. Masjid Agung dengan kapasitas sekitar 12 ribu penuh sesak. Demikian juga di pelataran atau halaman juga dipenuhi masyarakat.

“Sekarang ini, silaturahim di negeri ini sedang sakit. Berbeda dengan zaman dulu. Ketika diundang untuk acara hajatan selalu hadir dan memberikan doa restu.  Sekarang, saat diundang, hanya mengucapkan selamat melalui media sosial. Ini menandakan bahwa silaturahim sudah rusak, gara-gara media sosial,” ujar Abdul Somad mengawali ceramahnya.

Menurutnya, berbeda dengan masyarakat di Sangatta. Warga di sini tidak seperti itu. Buktinya, Masjid Agung dengan kapasitas sekitar 12 ribu orang, dipenuhi masyarakat. Belum lagi warga yang berada di luar. “Sekarang sudah over kapasitas di masjid agung saat ini,” ujar ustad Abdul Somad.

Dia mengaku bangga dengan masyarakat Sangatta yang memberikan sambutan antusias atas kedatangannya di kota ini. Sebab, selama ini hanya bisa bertatap muka lewat media sosial, namun sekarang bisa bertemu langsung .

Di Kutai Timur ini memiliki penduduk sekitar 400 ribu lebih dan yang terbesar berada di kota Sangatta ini. Dan, di Kutim ini memiliki lahan kelapa sawit sekitar 800 ribu hektar serta 30 persen di antaranya merupakan kebun rakyat.  Masjid ini juga menjadi kebanggaan masyarakat Kutim, lantaran mampu menampung jamaah sekitar 12 ribu orang.

Pada kesempatan itu, Abdul Somad membawakan tema ceramah terkait tahun baru 1445  Hijriyah. Menurutnya, Nabi Muhammad SAW menjasdi suri tauladan bagi kita semua.  “Hijrah Nabi Muhammad SAW membawa semua masyarakat di Madinah dan Makkah menjadi saudara untuk sesama umat manusia. Baik yang muslim maupun non muslim semuamnya menjadi saudara sesama umat. Sedangkan sesama muslim menjadi saudara seaqidah,” ujar Ustadz Somad.

Saat menyampaikan tausiah, Abdul Somad juga berdoa di Kutai Timur dan Sangatta tidak terjadi peyakit LGBT yang saat ini melanda di sejumlah daerah. “Marilah kita berdoa bersama-sama, agar di Sangatta tidak ada penyait LGBT dan generasi muda juga terbebas dari hal-hal seperti itu. Kemudian tidak lupa juga generasi penerus bebas dari penyalahgunaan narkoba,” ujar Abdul Somad yang diaminkan seluruh jamaah yang hadir.

Sebelumnya, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan, masyarakat Kutim dan Sangatta sudah merindukan kehadiran ustadz kondang di seluruh negeri ini. “Untuk menghadirkan ustadz Somad, memerlukan waktu dua tahun baru bisa terkabulkan ke sini. Mudah-mudahan kita bisa lagi bertemu dengan ustadz Somad di waktu yang akan datang,” kata Ardiansyah.

Pernyataan senada juga diungkapkan Ketua Panita Pelaksana Tabliq Akbar Ust Ruslan Lambari. Menurutnya, pihaknya tahun 2021 lalu menghadap ke ustadz Somad dan tim untuk bisa hadir di Kutim menggelar tabliq Akbar. “Karena padarnya jadwal beliau, sehingga dijadwalkan tahun 2023 ini. Dan, alhamdulilah sudah terlaksana malam ini,” ujar dosen STAIS ini kepada satumejanews.id usai acara tersebut.

Kehadiran ustadz Abdul Somad ke Kutim ini merupakan gagasan Kerukunan Keluarga Pinrang (KKP) Sulawesi Selatan (Sulsel) yang ada di Kutim. Ruslan yang merupakan Sekretaris KKP Kutim menuturkan, pihaknya mengucapkan syukur, tabliq Akbar ini berjalan lancar dan tidak ada rintangan apa pun. Pihaknya juga menguacpakan terima kasih kepada Pemkab Kutim dan berbagai pihak yang telah membantu kelancaran kegiatan dan mendatangkan ustadz Abdul Somad tersebut.

“Sekali lagi, kami dari keluarga besar KKP mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat dan Pemkab Kutim, unsur Fokopimda dan semuanya yang telah terlibat ikut membantu mensukseskan acara tersebut,” ujarnya. (*)

 

 

 

 

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.