Kasubdit BinTibmas Polda Kaltim Bersilaturahmi Dengan Pengurus MUI

229

SAMARINDA Amanah Ummat.Com-Kasubdit BinTibmas Polda Kaltim Drs H Nuryanto dan rombongan  berjumlah 5 orang , diantaranya dari Polres Samarinda  melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Timur  di Gedung Rapat MUI Kaltim Jalan Harmonika No 1.B Samarinda kaltim. Senin 12 /6/2023.

Kasubdit BinTibmas Polda Kaltim Bersilaturahmi Drs Noryanto Dengan Pengurus MUI Fhoto Bersama

Kasubdit BinTibmas Polda Kaltim diterima oleh  Sekretaris Umum MUI kaltim H Samudi bersama jajaran pengurus Harian dan komisi komisi serta  lembaga MUI. MUI diantaranya  ketua Bidang Dakwah dan pengembangan masyarakat H Abdurrahman, Wakil sekretiris Umum H Sarip sarifudin,    Ketua Komisi Pendidikan dan kaderisasi  H M Khozen, Ketua Komisi pemberdayaan Ekonomi Ummat Hm Sofyan, Ketua Komisi Infokom M Roghib, Ketua Komisi Hubungan Antar Ummat Beragama Drs Suparman

“MUI kaltim punya 11 komisi dan 4 lembaga  dan semua komisi ini mempunya peran masing masing dan dalam waktu dekat akan mengadakan kegiatan seperti komisi  perempuan akan menggelar kegiatan di pesantren dengan peserta 200 orang, komisi  infokom  juga mau menggelar kegiatan pelatihan mujahid digital, bahkan kemarin Ganas Anar sudah melakukan kegiatan dengan sosialisasi pencegahan narkoba yang pesertanya 100 mahasiswa dari berbagai perguruan di kaltim dengan menghadirkan narasumber pakar pakar pencegahan narkoba,” kata Sekum MUI H Samudi.

Samudi  menjelaskan ada 3 pokok tugas MUI  yaitu  Himayatul Ummah, Yakni melindungi umat dari praktek-praktek kehidupan umat yang dilarang dalam Islam termasuk  melindungi kaum  Muslimin dari konsumsi produk yang tidak jelas kehalalannya dengan penetapan Fatwa Halal oleh Komisi Fatwa (KF) MUI

Samudi memaparkan selain mengemban peran sebagai Himayatul Ummah, MUI juga memiliki misi Khidmatul Ummah (berkhidmat pada umat) dan Shodiqul Hukumah atau mitra pemerintah yang turut memandu atau mengarahkan pemerintah berkenaan dengan aspek-aspek sosial keagamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Sebagai Shodiqul Hukumah,  MUI telah memberikan banyak masukan dalam bentuk fatwa maupun rekomendasi lainnya, kepada pemerintah yang kemudian diadopsi ke dalam kebijakan-kebijakan pemerintah berkenaan dengan aspek-aspek sosial keagamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” papar H Samudi

Sementara itu Kepada  Pengurus MUI Kaltim Nuryanto  mengungkapkan bahwa kedatangannya selain bersilaturahmi  juga ingin berterima kasih   kepada para tokoh agama Islam di Kaltim, termasuk jajaran MUI Kaltim atas dukungannya  sehingga  Kaltim, khususnya samarinda aman, nyaman dan damai.Nuryanto sangat berharap , bahwa  ketentraman , kedamaian dan kenyamanan mesti dilanjutkan

“Alhamdulillah sekarang di Kaltim  orang beribadah, orang kepasar, orang mau bekerja anak anak sekolah tidak ada gangguan semua merasa aman dan tentram dan ini yang harus dilanjutkan,”pinta Nuryanto.

Nuryanto memberikan tanda mata yang secara simbolis diterima Sekum MUI H Samudi

Lanjut Nuryanto keamanan dan ketentraman itu mahal harganya sebab bila sudah masyarakat ini kacau , tidak aman, seperti adanya kasus peledakan bom di depan gereja beberapa tahun lalu akibatnya terjadi orang saling curiga, saling berburuk sangka, maka pinta nuryanto kasus tersebut tidak perlu terjadi lagi.

“Tahun depan 2024 adalah tahun politik, jangan sampai terjadi ada gesekan, walau beda kaos, beda politik jangan sampai tidak bertegur sapa, harus tetap rukun, boleh beda pilihan tapi harus siap kalah dan menang. Yang kalah harus legowo mengakui yang menang,” pintanya.

Lanjut Nuryanto adanya IKN pasti membawa konsekuensinya.  Banyak pendatang membawa watak dan kebiasaan, kalau kebiasaan baik harus didukung bila sebaliknya harus diingatkan. Adanya  ratusan ribu pendatang yang tujuanya bekerja pasti membawa dampak sosial, seperti pergaulan bebas, narkoba , transportasi jalan jadi macet. Disini juga pasti ada kesenjangan sosial antara pekerja lokal dan pendatang.(Gib)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.