Kaltim Berzakat, Gubernur Isran Noor dan Wagub Hadi Mulyadi Pelopori Zakat Ke Baznas

1,180

SAMARINDA Amanah Ummat.com – Untuk mengoptimalkan peran Baznas dalam pengumpulan dana zakat, infaq dan sedekah (ZIZ) Baznas Kalimantan Timur menggelar Acara Kaltim Berzakat . Acara yang  digelar Baznas setiap tahun ini  dihadiri  langsung   Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor dan Wakil Gubernur H Hadi Mulyadi menghadiri Kaltim Berzakat 2023 di Gedung Olah Bebaya Kompleks Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada Samarinda, Rabu 5 April 2023.

Acara  Kaltim berzakat juga dirangkai penyerahan zakat oleh gubernur, wakil gubernur, pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim , UINSI, Kanwil Kemenag, Maybank Syariah dan PT Migas Mandiri Pratama serta penyerahan Paket Ramadan Bahagia .

Gubernur Kalimantan Timur, H. Isran Noor dalam sambutannya mengatakan bahwa berzakat merupakan hak pribadi masing-masing orang, tetapi bisa dikelola melalui kelembagaan dimana dia berada.

Karenanya Gubernur mengimbau agar masyarakat membayar zakat melalui Baznas.

“Tidak ada orang menjadi miskin karena berzakat, terima kasih kepada muzaki yang sudah menyampaikan haknya,” sebut orang nomor satu di Kaltim ini.

Wagub Hadi Mulyadi juga menyerahkan zakatnya di Baznas Kaltim dan diterima Wakil Ketua Umum MUI Kaltim KH Muhammad Haiban.

Gubernur pun berpesan kepada para muzaki agar dapat meningkatkan kepesertaan zakatnya sehingga bisa dimanfaatkan dengan lebih baik lagi oleh Baznas.

Atas nama Pemerintah dan masyarakat, Gubernur Isran Noor mengapresiasi kerja jajaran Baznas Kaltim serta kesadaran penuh masyarakat, khususnya para muzakki di Benua Etam dalam menunaikan kewajibannya.

“Bayar zakat ini kan kewajiban. Kada usah dipaksa-paksa, tidak perlu dipaksa,” kata Gubernur Isran Noor usai membayar zakat diri dan hartanya. Kalau sudah kewajiban lanjutnya, berarti tidak ada tawar menawar dalam hal membayar zakat, khusus bagi umat Islam.

“Ya kewajiban bagi muslim, tidak bisa diapa-apai, daripada dipaksa. Lebih bagus bayar atas kesadaran sendiri,” tegasnya lagi.

Terlebih lagi ungkapnya, dalam kewajiban setiap muslim membayar zakat (zakat diri dan harta/mal) ada tersirat hak orang lain yang harus diberikan.

Bagi orang nomor satu Benua Etam ini, zakat yang dikelola lembaga (Baznas) akan disalurkan kepada orang-orang yang berhak (mustahik), bahkan bisa diberikan kepada pelaku UMKM untuk modal usaha.

“Saya yakin zakat yang diberikan para muzakki dan disalurkan kepada mustahik pasti memberi manfaat dan mampu meningkatkan taraf hidup mereka,” ungkapnya. Ketua MUI Kalimantan Timur KH Muhammad Rasyid mengapresiasi para pengurus Baznas Kaltim hingga mendapat 4 penghargaan, ini adalah pekerjaan yang luar biasa dan perlu selalu dipertahankan.

Gubernur Kaltim  juga menyerahkan  Paket Ramadan Bahagia 

Mantan Ketua Baznas ini  berharap dengan adanya berbagai penghargaan itu menambah semangat para penguruys Baznas dalam mengenman amanah sebagai pengumpul zakat. Disamping juga memberikan menambah kepercayaan masyarakat untuk membayar zakat ke Baznas.

Ketua Baznas Kaltim H Ahmad Nabhan menyampaikan pengumpulan dana zakat, infaq dan sedekah pada tahun 2022 sebesar Rp8,7 miliar.

“Jumlah tersebut terjadi peningkatan sekitar Rp1,9 miliar dari tahun 2021 yang hanya sebesar Rp6,8 miliar,” sebutnya. Selain itu, saldo tahun 2021 ada sekitar Rp5,9 miliar dan pendistribusian sebesar Rp9,9 miliar disalurkan melalui lima program, yakni pemberdayaan ekonomi Rp4,1 miliar, kesehatan Rp711 juta, pendidikan Rp721 juta, sosial kemanusiaan Rp3,72 miliar, serta program advokasi dan dakwah Rp645 juta.

“Pendistribusian kami salurkan melalui Baznas kabupaten dan kota senilai Rp4,9 miliar,” ujarnya.

Ia menyampaikan, Baznas Kaltim juga  menyalurkan  zakat, infak dan sedekah  melalui pembagian Paket Ramadhan Bahagia sebanyak 3.000 paket, di mana 1.000 paket disalurkan melalui Baznas kabupaten/kota se-Kaltim dan sejumlah 2.000 paket dibagikan Baznas Kaltim sendiri melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di bawah binaan.
“Selain itu, Baznas juga berkontribusi membantu penanganan stunting dengan menyasar sebanyak 200 anak dengan penyaluran Rp540 juta dan tahun ini akan tetap dilanjutkan program serupa,” pungkas Nabhan

Hadir jajaran Forkopimda Provinsi Kaltim, pimpinan instansi vertikal/kementerian/lembaga di Kaltim, para asisten, staf ahli/staf khusus gubernur, para kepala biro, kepala perangkat daerah dan BUMD/BUMN, pimpinan perguruan tinggi, jajaran Baznas Kaltim, pimpinan PWNU dan PW Muhammadiyah, para alim ulama serta pimpinan perbankan dan swasta. (Roghib)

Leave A Reply

Your email address will not be published.